Jumat, Januari 16, 2026
  • Contact
  • About Us
Go CSR Kaltim
  • Home
  • CSR News
  • Jurnal Asa
  • Masyarakat Harus Tahu
  • Politik
  • Serba Serbi
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • CSR News
  • Jurnal Asa
  • Masyarakat Harus Tahu
  • Politik
  • Serba Serbi
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Contact
  • About Us
Go CSR Kaltim
No Result
View All Result
Home Masyarakat Harus Tahu

Ini Dia Empat Kabupaten/Kota di Kaltim yang Mengalami Inflasi pada April 2024

Juni 26, 2024
in Masyarakat Harus Tahu
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GoCSRKaltim – Perkembangan harga berbagai komoditas pada April 2024 secara umum menunjukkan adanya kenaikan.

Berdasarkan hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur di 4 Kabupaten/Kota yakni Berau, PPU, Balikpapan dan Samarinda pada April 2024 terjadi inflasi y-on-y sebesar 3,21 persen.

 “Tiga kelompok penyumbang utama andil inflasi Apri 2024 adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau, transportasi serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya,”terang Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana saat Rilis Berita Resmi Statistik (BRS), Kamis (2/5).

Yusniar menjelaskan kelompok makanan, minuman dan tembakau mengalami peningkatan harga sebesar 7,78 persen dengan andil 2,22 persen, kemudian kelompok transportasi sebesar 2,11 persen dan andil inflasi 0,29 persen. Kemudian perawatan pribadi dan jasa lainnya 3,41 persen dan andil yang diberikan 0,22 persen.

 Sementara beberapa komoditas yang dominan menyumbang inflasi diantaranya beras, tomat, angkutan udara Sigaret Kretek Mesin (SKM), emas, perhiasan,tarif rumah sakit, telur ayam ras dan bawang merah. Sedangkan penyumbang deflasi yakni telepon seluler dan sabun.

 Inflasi di wilayah cakupan Indeks Harga Konsumen (IHK) April 2024 dihitung dengan memperhatikan perubahan harga di empat wilayah di Kaltim, yaitu Berau, PPU, Balikpapan, dan Samarinda.

 Tercatat April 2024 tingkat inflasi secara y-on-y tertinggi terjadi di Kabupaten Berau 3,62 persen dan terendah terjadi di Balikpapan sebesar 3,06 persen.

 Sedangkan secara m-to-m tertinggi terjadi di Berau 0,93 persen dan terendah terjadi PPU sebesar 0,37 persen. 

Disadur dari Diskominfo Kaltim

Tags: BalikpapanberauBPS KaltimInflasiKaltimPPUSamarinda
ShareTweetSend
Previous Post

Kembangkan Sport Tourism di Kaltim, Bayan Run 2024 Resmi Kembali Digelar, Pastikan Kamu Mendaftar!

Next Post

Pemprov Kaltim Tingkatkan Standarisasi Penyembelihan Hewan di Benua Etam dengan Juleha Bersertifikat

Discussion about this post

No Result
View All Result
  • 4 ALASAN KENAPA KAMU HARUS MEMBUKA USAHA SENDIRI

    4 Alasan Kenapa Kamu Harus Membuka Usaha Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sejarah CSR Dunia ke Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bersiap! Program Beasiswa Gratispol Segera Dibuka, Begini Mekanisme Pendaftarannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi! Mulai 14 Februari, Pembayaran Parkir Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Secara Non-Tunai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Cecep, PNS yang Sukses Jadi Petani Hidroponik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Go CSR Kaltim merupakan media digital yang berfokus pada bidang Corporate Social Responsibility (CSR). Media ini berdiri dibawah manajemen PT Seraung Multi Media.

Contact Us

Jalan Wijaya Kusuma XII Nomor 7
Samarinda – Kalimantan Timur 75243

 

admin@gocsrkaltim.com

+62 541 590 2010

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Our Segment

  • Advertorial
  • CSR News
  • Jurnal Asa
  • Masyarakat Harus Tahu
  • Politik
  • Semua
  • Serba Serbi

Afiliasi:

No Result
View All Result
  • Home
  • CSR News
  • Masyarakat Harus Tahu
  • Jurnal Asa
  • Politik
  • Serba Serbi
  • Advertorial
  • About Us
  • Contact

© 2024