Sabtu, Desember 13, 2025
  • Contact
  • About Us
Go CSR Kaltim
  • Home
  • CSR News
  • Jurnal Asa
  • Masyarakat Harus Tahu
  • Politik
  • Serba Serbi
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • CSR News
  • Jurnal Asa
  • Masyarakat Harus Tahu
  • Politik
  • Serba Serbi
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Contact
  • About Us
Go CSR Kaltim
No Result
View All Result
Home CSR News

Turut Serta dalam Pelestarian Bekantan, PEP Sangasanga Field Berkolaborasi dengan Pokdarwis

Desember 15, 2023
in CSR News
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GoCSRKaltim – PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field mengusung program Sungai Hitam Lestari sebagai salah satu program unggulan Corporate Social Responsibility (CSR). Dengan dukungan dari PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) sebagai induk pengelolaan perusahaan, PEP Sangasanga Field berhasil mengembangkan Kelompok Sadar Wisata dan Ekowisata (Pokdarwis) berbasis pelestarian Bekantan. Hal inilah yang menjadi kunci utama dari keberlanjutan program Sungai Hitam Lestari, yaitu manusia dan lingkungan dapat hidup berdampingan.

Manager Communication Relations & CID PHI, Dony Indrawan menjelaskan, inisiasi program Sungai Hitam Lestari dilatarbelakangi oleh kondisi habitat bekantan di Indonesia yang mulai berkurang dan beralih fungsi sejak 1990. Ironisnya, sekitar 60% atau 29,500 km2 lahan habitat bekantan yang tersisa juga mengalami kerentanan karena keterjangkauannya dengan pemukiman, tambak, dan pertanian.

”Seiring meningkatnya populasi manusia dan tingginya mobilitas antar daerah, banyak habitat bekantan menjadi kawasan permukiman, tambak, dan perkebunan sehingga menyebabkan luasan area jelajah mereka semakin sempit,” ungkap Dony.

Menurutnya, perusahaan berkomitmen untuk menjalankan program CSR yang mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). “Di program Sungai Hitam Lestari, kami menetapkan langkah untuk mencapai tujuan 5 kesetaraan gender, tujuan 13 penanganan perubahan iklim, tujuan 15 ekosistem daratan, dan tujuan 17 kemitraan untuk mencapai tujuan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pokdawis Sungai Hitam Lestari, Aidil Amin mengungkapkan, pada awalnya ia resah terhadap perubahan ekologis di kawasan Sungai Hitam. Namun kini, keresahan Aidil pun mulai sirna. Melalui berbagai kegiatan yang dikemas dalam program Sungai Hitam Lestari, tercatat peningkatan jumlah bekantan di Sungai Hitam, dari 188 ekor pada 2013 menjadi 400 ekor pada 2022.

Agar pelestarian bekantan dapat berjalan secara berkelanjutan, PEP Sangasanga Field juga membangun dan mengajarkan Pokdarwis tentang pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) di area wisata Sungai Hitam melalui pemasangan panel surya. Panel surya ini pun menghasilkan manfaat ekonomi bagi pokdarwis. Mereka mampu menghasilkan Rp70 juta per tahun dengan penghematan biaya listrik sebesar Rp1,2 juta per tahun.

Tidak hanya itu, PEP Sangasanga Field bersama mitra binaan program Sungai Hitam Lestari juga telah menanam 2.500 bibit mangrove yang bisa menjadi bahan makanan bekantan dan mangrove berjenis Jeruju, Acanthus ilicifolius, yang dapat diolah menjadi teh oleh kelompok UMKM. Dari sisi lingkungan, 120 hektare hutan mangrove di kawasan Sungai Hitam dapat menyerap emisi karbon sebesar 51,04 ton CO2eq per tahun dengan 175,34 ton CO2eq per tahun.

Dony menambahkan bahwa Perusahaan juga mengembangkan aspek ekonomi dalam program CSR ini guna memastikan bahwa alam dan manusia dapat saling menopang keberadaannya. “Oleh karena itu, selain Pokdarwis, aktivitas ekonomi UMKM Sungai Hitam Lestari juga terus ditingkatkan, antara lain melalui produksi olahan teh jeruju dan klappertaart dari buah nipah,” imbuh Dony.

Dony menegaskan, program Sungai Hitam Lestari akan terus berlanjut dan berkembang sehingga bisa memberi dampak positif yang signifikan bagi masyarakat dengan harapan melalui program ini akan tercapai kemandirian pada 2024.

Disadur dari Pertamina.com

Tags: BekantanPEP SangasangapertaminaPHIPokdarwis
ShareTweetSend
Previous Post

Catat! Perusahaan di Kaltim Ini Berikan Beasiswa untuk Pelajar di Benua Etam

Next Post

Pilpres 2024 Juga Berdampak ke Batu Bara? Simak Kata Bos Adaro

Discussion about this post

No Result
View All Result
  • 4 ALASAN KENAPA KAMU HARUS MEMBUKA USAHA SENDIRI

    4 Alasan Kenapa Kamu Harus Membuka Usaha Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sejarah CSR Dunia ke Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bersiap! Program Beasiswa Gratispol Segera Dibuka, Begini Mekanisme Pendaftarannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi! Mulai 14 Februari, Pembayaran Parkir Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Secara Non-Tunai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Cecep, PNS yang Sukses Jadi Petani Hidroponik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Go CSR Kaltim merupakan media digital yang berfokus pada bidang Corporate Social Responsibility (CSR). Media ini berdiri dibawah manajemen PT Seraung Multi Media.

Contact Us

Jalan Wijaya Kusuma XII Nomor 7
Samarinda – Kalimantan Timur 75243

 

admin@gocsrkaltim.com

+62 541 590 2010

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Our Segment

  • Advertorial
  • CSR News
  • Jurnal Asa
  • Masyarakat Harus Tahu
  • Politik
  • Semua
  • Serba Serbi

Afiliasi:

No Result
View All Result
  • Home
  • CSR News
  • Masyarakat Harus Tahu
  • Jurnal Asa
  • Politik
  • Serba Serbi
  • Advertorial
  • About Us
  • Contact

© 2024