Sabtu, Maret 7, 2026
  • Contact
  • About Us
Go CSR Kaltim
  • Home
  • CSR News
  • Jurnal Asa
  • Masyarakat Harus Tahu
  • Politik
  • Serba Serbi
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • CSR News
  • Jurnal Asa
  • Masyarakat Harus Tahu
  • Politik
  • Serba Serbi
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Contact
  • About Us
Go CSR Kaltim
No Result
View All Result
Home Politik

Komisi III DPRD Kaltim Lebih Setuju Lapangan Vorvo Jadi RTH, Ingatkan Pemprov Jangan Mentang-Mentang Punya Lahan

Januari 19, 2023
in Politik
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GoCSRKaltim. Komisi III DPRD Kaltim turut menyoroti polemik rencana pembangunan lapangan Vorvo Samarinda.

Komisi III DPRD Kaltim, mendukung penuh langkah Pemkot Samarinda, menjadikan lapangan Vorvo menjadi RTH dan polder air.

Polemik terjadi kala Pemprov Kaltim ngotot lapangan Vorvo dijadikan mini soccer melalui sistem sewa ke pihak ketiga.

Sementara Pemkot Samarinda, mengusulkan lapangan itu jadi polder air pengendalian banjir.

Veridiana Huraq Wang, Ketua Komisi III DPRD Kaltim, mengungkap Pemkot Samarinda dan Pemprov Kaltim, harus melakukan sinkronisasi.

“Terkait perizinannya ada di kota, walau pun itu asetnya pemprov, tapi perizinan ada di kota. Tentu harus ada sinkronisasi, antara Pemkot Samarinda dan Pemprov Kaltim,” ungkap Veridiana, (19/1/2023).

Politisi PDIP Kaltim itu mengingatkan Pemprov Kaltim, tidak memaksakan diri lahan tersebut dijadikan mini soccer.

“Jangan mentang-mentang itu lahannya pemprov, terus pemprov mau seenaknya bangun apa di situ,” tegasnya.

Komisi III menilai, lahan eks lapangan bola Vorvo itu dijadikan ruang terbuka hijau.

“Menurut saya, daerah Lembuswana itu kan daerah rawan banjir, sebaiknya penataan kota. Kan kurang elok kalau disitu (mini soccer) belum lagi macet jalannya,” lanjutnya.

Dirinya menilai, kawasan tersebut jika dibangun mini soccer akan menambah dampak kemacetan.

Padahal kawasan itu telah dikenal kerap terjadi kemacetan di jam-jam sibuk, lantaran jadi titik pertemuan arus kendaraan baik dari Jalan AW Sjahranie, Simpang 4 Lembuswana, dan dari arah Jalan Anggur, serta kawasan Vorvo.

“Sering menumpuk kendaraan di situ, kadang sampai kredit, kemacetan yang luar biasa,” jabarnya.

“Kalau saya memang itu adalah ruang terbuka hijau, RTH kan kurang di Samarinda ini, kenapa tidak dibuat lahan terbuka hijau. Kalau mini soccer, dari segi parkir juga susah di situ, parkir di jalan juga susah di situ,” pungkasnya. (bom/adv/DPRDKaltim)

ShareTweetSend
Previous Post

DPRD Kaltim Dorong Pasokan Listrik hingga Daerah Tertinggal dan Terluar

Next Post

Tyo Optimistis PAD Kaltim Bisa Tembus Rp20 Triliun

Discussion about this post

No Result
View All Result
  • 4 ALASAN KENAPA KAMU HARUS MEMBUKA USAHA SENDIRI

    4 Alasan Kenapa Kamu Harus Membuka Usaha Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sejarah CSR Dunia ke Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bersiap! Program Beasiswa Gratispol Segera Dibuka, Begini Mekanisme Pendaftarannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi! Mulai 14 Februari, Pembayaran Parkir Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Secara Non-Tunai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Cecep, PNS yang Sukses Jadi Petani Hidroponik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Go CSR Kaltim merupakan media digital yang berfokus pada bidang Corporate Social Responsibility (CSR). Media ini berdiri dibawah manajemen PT Seraung Multi Media.

Contact Us

Jalan Wijaya Kusuma XII Nomor 7
Samarinda – Kalimantan Timur 75243

 

admin@gocsrkaltim.com

+62 541 590 2010

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Our Segment

  • Advertorial
  • CSR News
  • Jurnal Asa
  • Masyarakat Harus Tahu
  • Politik
  • Semua
  • Serba Serbi

Afiliasi:

No Result
View All Result
  • Home
  • CSR News
  • Masyarakat Harus Tahu
  • Jurnal Asa
  • Politik
  • Serba Serbi
  • Advertorial
  • About Us
  • Contact

© 2024