Catatan redaksi
Bayan Run 2026 berlangsung pada 10–11 Oktober 2026 di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, dengan diikuti 6.700 peserta, melampaui kuota awal sebanyak 6.500 peserta. Kegiatan ini menghadirkan berbagai kategori lari, mulai dari Kid Dash, 5K Teens, 5K, 10K, hingga Half Marathon 21K, serta menjadi ajang olahraga yang menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan lari.
Ribuan Pelari Padati Balikpapan ! Bayan Run 2026 Catat Partisipasi 6.700 Peserta
BALIKPAPAN — Ribuan pelari memeriahkan Bayan Run 2026 yang berlangsung pada 10–11 Oktober 2026 di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Ajang ini diikuti sebanyak 6.700 peserta dari berbagai daerah, melampaui kuota awal yang ditargetkan sebanyak 6.500 peserta. Berdasarkan laporan ANTARA Kalimantan Timur, rangkaian Bayan Run dimulai pada Sabtu, 10 Oktober 2026, melalui kategori Kid Dash di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome. Kegiatan kemudian dilanjutkan pada Minggu, 11 Oktober 2026, dengan kategori Half Marathon 21 kilometer, 10 kilometer, dan 5 kilometer di kawasan Lapangan Merdeka. Momen flag off menjadi salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan lomba. Pelepasan peserta menandai dimulainya kompetisi sekaligus memperlihatkan antusiasme para pelari dalam mengikuti ajang olahraga tersebut. ANTARA Kaltim melaporkan bahwa pelepasan peserta secara simbolis dilakukan oleh Penjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur, Rasman, yang mewakili Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan PT Bayan Resources Tbk, Polda Kalimantan Timur, dan Kodam VI/Mulawarman.

Bayan Run 2026 menghadirkan sejumlah kategori yang dapat diikuti sesuai usia dan kemampuan peserta. Selain lomba untuk pelari dewasa, kategori Kid Dash dan 5K Teens memberikan ruang bagi anak-anak dan remaja untuk berpartisipasi dalam kegiatan olahraga. Tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap kegiatan lari massal. Di samping menjadi ajang untuk menguji kemampuan fisik, kegiatan seperti ini juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk membangun interaksi, memperluas jaringan komunitas, dan mengembangkan kebiasaan hidup aktif. Ketua Panitia Bayan Run 2026, Suhud Wahyudi, sebagaimana dikutip ANTARA Kaltim, menyampaikan bahwa penyelenggara akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan kualitas acara pada pelaksanaan berikutnya. Penambahan jumlah peserta, menurutnya, perlu tetap mempertimbangkan kapasitas penyelenggaraan dan kenyamanan penggunaan jalan raya. Dengan partisipasi ribuan pelari, Bayan Run 2026 menjadi salah satu momentum penguatan budaya olahraga di Kalimantan Timur. Keberlanjutan kegiatan serupa diharapkan dapat mendorong masyarakat semakin aktif berolahraga sekaligus memperkuat kebersamaan di ruang publik.



